KABUPATEN BANDUNG – Akselerasi penurunan angka stunting di Kabupaten Bandung terus menjadi prioritas. Asep Romy Romaya secara tegas mendorong penguatan kolaborasi melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai langkah preventif yang paling efektif dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat.
Asep Romy menilai bahwa persoalan stunting bukan hanya urusan medis, melainkan hasil dari pola asuh dan kondisi lingkungan yang harus diperbaiki secara bersama-sama.
Mengubah Pola Pikir Masyarakat
"Kita ingin GERMAS menjadi gaya hidup, bukan lagi sekadar slogan. Jika masyarakat sudah terbiasa dengan pola makan bergizi dan menjaga kebersihan lingkungan, maka stunting akan jauh lebih mudah kita cegah," ujarnya.
Beberapa langkah strategis yang ditekankan dalam gerakan kolaboratif ini antara lain:
Optimalisasi Sanitasi: Memastikan setiap desa memiliki akses air bersih yang memadai.
Pangan Lokal: Mendorong konsumsi protein dari sumber daya lokal yang terjangkau namun bergizi tinggi.
Peran Kader: Memberdayakan kader kesehatan sebagai ujung tombak edukasi di pelosok desa.
Komitmen Jangka Panjang
Melalui integrasi GERMAS dan program penanganan stunting, Asep Romy berharap Kabupaten Bandung dapat melampaui target penurunan prevalensi stunting nasional. Fokus utama tetap tertuju pada perlindungan kesehatan ibu hamil dan pemenuhan gizi balita guna menjamin masa depan generasi muda yang lebih cerah.



