Gak Ada Jarak! Kang Yayat 'Banteng' PDIP Ngopi Bareng Warga Sukarame, Curhatan Sampai ke Urusan Lapangan Bola!
BANDUNG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Dapil 6, Yayat Sumirat, S.H., baru-baru ini bikin heboh di Desa Sukarame. Kenapa heboh? Karena reses Masa Sidang I Tahun 2025 yang diadakannya jauh dari kesan formal dan kaku, malah lebih mirip acara ngopi dan ngobrol santai ala tetangga!
Dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sukarame, acara ini jadi ajang silaturahmi yang benar-benar cair. Kang Yayat, yang mewakili 'Banteng Moncong Putih' di DPRD, sengaja memilih pendekatan kekeluargaan agar warga tidak sungkan menyampaikan unek-unek yang selama ini mengganjal.
"Saya datang ke sini bukan mau ceramah atau pidato. Saya ke sini mau dengar suara rakyat. Saya ini kepanjangan lidah Bapak-Ibu di Gedung Dewan. Jadi, jangan malu-malu. Keluhkan saja, mulai dari jalan bolong sampai soal iuran RT!" canda Kang Yayat yang langsung disambut tawa renyah warga.
Dari Jalan Rusak Sampai Nasib Pemuda
Meskipun suasananya santai, curhatan yang masuk tetap serius dan krusial. Kepala Desa Sukarame pun ikut mendampingi untuk memastikan semua masalah terpetakan dengan baik. Beberapa topik yang paling hangat dibahas antara lain:
Infrastruktur Ringan tapi Mendesak: Banyak warga yang mengeluhkan perbaikan jalan lingkungan (gang) yang sudah lama diusulkan tapi belum terealisasi, serta masalah saluran air yang sering mampet.
Fasilitas Olahraga Pemuda: Para pemuda setempat curhat soal minimnya perhatian terhadap fasilitas olahraga. Mereka berharap ada bantuan untuk merenovasi lapangan serbaguna yang kondisinya sudah memprihatinkan agar kegiatan positif bisa terus berjalan.
Kesejahteraan Lansia: Aspirasi juga datang dari para ibu-ibu yang meminta agar program bantuan sosial, khususnya untuk warga lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan, bisa lebih tepat sasaran dan rutin.
Janji Yayat: "Semua Harus Diperjuangkan!"
Kang Yayat Sumirat, yang latar belakangnya juga di bidang hukum (S.H.), memastikan bahwa semua keluhan yang masuk akan menjadi 'pekerjaan rumah' utama yang harus ia perjuangkan di parlemen.
"Sesuai nama partai kami, PDI Perjuangan, saya akan berjuang habis-habisan untuk menindaklanjuti ini. Urusan lapangan bola itu penting! Kalau pemuda sibuk berolahraga, lingkungan kita jadi aman. Itu investasi masa depan," tegasnya.
Beliau juga berjanji akan mengawal secara detail proses penganggaran untuk perbaikan infrastruktur ringan di Sukarame, memastikan dana yang turun benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga.
Reses Kang Yayat di Sukarame membuktikan bahwa politik sejatinya adalah tentang melayani dan mendengarkan. Dengan ngopi bareng, jarak antara dewan dan rakyat pun hilang, membuat aspirasi mengalir deras dan transparan!



