-->
  • Jelajahi

    Copyright © SWARHA JABAR NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Perbaikan Ulang Pengaspalan Jalan di Desa Sarimahi Selesai, Warga Mengapresiasi Peningkatan Kualitas

    SWARHA JABAR NEWS MEDIA
    31 Okt 2025, Oktober 31, 2025 WIB Last Updated 2025-10-31T00:32:43Z

     Perbaikan Ulang Pengaspalan Jalan di Desa Sarimahi Selesai, Warga Mengapresiasi Peningkatan Kualitas



    Desa Sarimahi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung — 30 Oktober 2025

    Wartawan lapangan / Kontrol sosial


    Pekerjaan perbaikan ulang (rekondisi) pengaspalan jalan yang sempat menuai keluhan warga di RW 14 dan RW 04 Desa Sarimahi, Kecamatan Ciparay, kini telah rampung. Penyelesaian pekerjaan ini disambut lega oleh masyarakat setempat yang mengharapkan kualitas dan ketahanan jalan menjadi lebih baik dibandingkan pelaksanaan awal yang dinilai kurang memuaskan.


    Pengerjaan ulang dilakukan setelah warga melaporkan kerusakan berupa pengelupasan aspal dan permukaan yang cepat rusak, terutama setelah hujan. Menurut keterangan Kepala Desa Sarimahi, H. Yusup S.IP, pemerintahan desa bersama pelaksana proyek menindaklanjuti keluhan tersebut dengan memperketat pengawasan dan memastikan penggunaan material sesuai standar.



    “Kami meminta pelaksana untuk mengevaluasi dan melakukan perbaikan ulang dengan pengawasan ketat. Pengerjaan ulang ini adalah komitmen kami untuk memberikan infrastruktur yang layak bagi masyarakat,” Ujar H. Yusup S.IP.


    Keluhan warga berawal dari kondisi pengaspalan yang dianggap tidak awet dan menyebabkan ketidaknyamanan saat hujan karena permukaan menjadi licin dan rawan berlubang. Salah seorang warga RW 04, Bapak Wawan Kurniawan, menyatakan kekecewaannya pada tahap awal pelaksanaan, namun mengapresiasi tindakan perbaikan yang dilakukan belakangan.


    “Awalnya kecewa karena aspal cepat rusak, tapi sekarang sudah jauh lebih baik,” ungkap Wawan.


    Proses perbaikan ulang difokuskan pada titik-titik yang sebelumnya bermasalah di kedua RW tersebut. Sumber dari pemerintahan desa menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi cuaca, kesiapan lapangan, serta evaluasi teknis terhadap pengerjaan sebelumnya. Pihak pelaksana diminta melakukan rekondisi pada lapisan yang bermasalah dan memastikan kualitas material serta teknik penghamparan yang tepat.


    Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dalam beberapa hari terakhir dan kini ruas jalan yang direkondisi dapat dilalui dengan mulus. Ketua RW 14, Bapak Dadang Ahmad, menyampaikan bahwa warga menyambut baik selesainya perbaikan dan berharap infrastruktur baru ini bertahan lama jika dijaga bersama.


    “Kami bersyukur jalan sudah mulus kembali dan akan menjaga agar tidak cepat rusak,” Ujar Dadang .


    Respons cepat dari pemerintah desa mendapat apresiasi dari sebagian warga sebagai bentuk kepekaan terhadap aspirasi masyarakat. Sementara itu, beberapa warga berharap agar pengawasan serupa diterapkan pada proyek-proyek infrastruktur berikutnya agar masalah serupa tidak terulang. Kekhawatiran utama warga adalah agar pekerjaan tidak hanya bersifat sementara, melainkan tahan terhadap kondisi cuaca dan penggunaan kendaraan sehari-hari.


    Pihak desa menegaskan bahwa perbaikan ulang ini juga disertai upaya sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan drainase dan saluran air di sepanjang jalan. Menurut Kepala Desa, perawatan lingkungan dan kebersihan drainase merupakan bagian penting agar kualitas aspal tidak cepat tergerus oleh genangan dan aliran air saat musim hujan.


    Sejumlah dokumentasi lapangan memperlihatkan kondisi jalan sebelum dan sesudah perbaikan. Pada tahap awal terdapat beberapa titik dengan permukaan mengelupas dan genangan di area rendah. Setelah rekondisi, permukaan jalan tampak lebih merata dan rapi secara visual, meski warga tetap mengamati perkembangan performa jalan dalam beberapa bulan ke depan.


    Kasus pengaspalan yang perlu dilakukan perbaikan ulang bukanlah fenomena baru di beberapa daerah. Faktor-faktor yang sering disebut sebagai penyebab antara lain kualitas material, teknik pelaksanaan, pengaruh cuaca saat pekerjaan berlangsung, serta perencanaan drainase yang kurang memadai. Namun, dalam konteks Desa Sarimahi, pihak desa menekankan bahwa tindak lanjut yang cepat dan pengawasan lapangan menjadi kunci untuk meminimalkan risiko pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.


    Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Desa Sarimahi menyatakan akan meminta laporan evaluasi tertulis dari pelaksana proyek mengenai penyebab kerusakan awal dan rekomendasi teknis untuk pemeliharaan berkala. Langkah administratif seperti ini diharapkan memberi dasar bagi pengambilan keputusan pada proyek-proyek berikutnya.


    Warga lokal juga menekankan peran gotong royong dalam menjaga kualitas jalan. Ketua RW dan pengurus lingkungan menyatakan akan menggalakkan patroli kebersihan dan pengawasan saluran air secara berkala agar struktur jalan tidak cepat rusak akibat penyumbatan dan genangan. Harapan bersama adalah bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintahan desa, dan pelaksana proyek akan memperpanjang umur infrastruktur yang telah diperbaiki.


    Penutupan: Selesainya perbaikan ulang pengaspalan di RW 14 dan RW 04 Desa Sarimahi menjadi indikator respons yang positif dari pemerintah desa terhadap keluhan masyarakat. Meski demikian, keberlanjutan kualitas jalan akan bergantung pada kombinasi kualitas pekerjaan, pengawasan teknis, serta peran aktif warga dalam perawatan lingkungan sekitar jalan.

    Komentar

    Tampilkan

    https://swarhajabarnewsmedia.blogspot.com/2025/01/erick-thohir-blak-blakan-ini-alasan-gue.html

    +